Archive for October, 2006

Makan terigu, menyejahterakan orang asing?

Monday, October 9th, 2006

Saya dari dulu sangat, sangat senang sama makanan yg satu ini. makanan yg empuk…manis, juga kadang asin. gampang ditelan dan nggak anti ditemani sama kopi atau teh.

namanya roti. apakah ada diantara anda yang nggak tahu apa itu roti? roti, meskipun bukan makanan asli indonesia, saya pikir dikenal oleh hampir setiap kalangan masyarakat di seluruh kolong langit ini.

roti, gampangnya, dibuat dari bahan baku utama bernama tepung terigu. di pasaran, ada tepung terigu curah, ada pula yg bermerek. ada yang segitiga biru, ada cakra kembar, ada gunung bromo, dan lain-lainnya. apa sih bahan pembuat tepung terigu?

anda benar! bahan pembuatan tepung terigu adalah gandum. dan tahukah anda bahwa tidak ada segelintir pun gandum yg ditanam di bumi indonesia? tahukah anda bahwa seluruh gandum yang akan dibuat menjadi tepung terigu sepenuhnya impor? impornya, bisa dari australia, dan bisa pula dari negara eropa atau amerika.

jadi, saya terkadang berpikir jika tengah makan roti (bukan sebuah dosa lho makan sambil mikir. tp kalo makan sambil ngomong itu nggak sopan :D). saya banyak makan roti, maka saya banyak mengkonsumsi terigu. maka saya banyak mengimpor gandum. maka saya ikut menyejahterakan para petani gandum di negeri seberang sana (meskipun nggak bohong kalo makan roti itu ikut menyejahterakan ibu-ibu yg membuat roti di dapur rumahnya sendiri).

apa sebenarnya yang ingin saya sampaikan? saya tidak sedang mengajak anda berhenti makan roti. saya juga tidak mengajak anda memboikot pabrik roti. yang ingin saya tawarkan adalah kesediaan anda untuk melihat sebuah fenomena dengan berbagai macam perspektif. silahkan anda makan roti, tapi tolong juga perhatikan nasib petani-petani kita yang teriak-teriak kesulitan bagaikan tikus mati di lumbung padi. perhatikan bahwa nasib mereka makin tergerus oleh kebijakan impor beras yang hanya memperkaya cukong-cukong dan petani-petani di luar negeri.

mampukah kita?